30 November , 2022
Image default
Hidup Sehat

Apa Tujuan Gerakan Pemanasan Sebelum Olahraga


Sebelum melakukan olahraga, umumnya kita akan melakukan gerakan pemanasan. Ini dilakukan bukan tanpa alasan, karena ternyata step pemanasan ini penting sekali bagi tubuh, agar tidak terjadi permasalahan ketika olahraga nantinya, misalnya seperti kram.

Tujuan Pemanasan Sebelum Olahraga

Untuk mengetahui apa saja manfaat atau tujuan pemanasan sebelum olahraga, berikut ini adalah penjelasannya:

  • Meningkatkan aliran darah ke otot dan sendi. Pertama, manfaat pemanasan adalah meningkatkan sirkulasi darah di tubuh. Dengan sirkulasi yang baik, aliran darah ke otot dan juga sendi jadi lebih lancar. Ini akan membuat waktu pemulihan fisik setelah kamu berolahraga akan jadi lebih cepat, dan risiko mengalami nyeri otot pun cenderung lebih kecil.
  • Mengurangi terjadinya risiko cedera. Seperti yang disebutkan sebelumnya, pemanasan yang dilakukan sebelum olahraga akan membuat peredaran darah ke otot jadi lebih lancar dan juga mengurangi terjadinya ketegangan otot. Ini akan membuat otot jadi lebih fleksibel dan juga kuat ketika kamu berolahraga.
  • Meningkatkan energi. Pemanasan akan membantumu meningkatkan energi dan juga jadi tidak mudah lelah. Lagi-lagi karena ketika pemanasan, aliran darah akan lebih lancar mengalir ke seluruh tubuh, sehingga olahraga bisa jadi lebih maksimal karena tubuh lebih bertenaga.
  • Meningkatkan fleksibilitas. Tujuan pemanasan sebelum olahraga lainnya adalah meningkatkan fleksibilitas, sehingga tubuh jadi lebih mudah mengikuti seluruh gerakan olahraga.
  • Menambah performa. Gerakan pemanasan akan membuat kondisi otot dan juga sendi jadi lebih siap, yang juga berpengaruh pada performa-mu ketika berolahraga. Ini karena sendi dan otot akan lebih fleksibel, dan sudah siap bergerak, akan cenderung lebih hemat tenaga. Sehingga performa olahragamu pun jadi lebih optimal.
  • Membantu melatih pernapasan. Pemanasan juga membantu untuk melatih pernapasan. Jarang olahraga seringkali membuatmu mengalami sesak ketika tenaga dipakai secara maksimal, karena tidak melakukan pemanasan. Nah, ketika melakukan pemanasan, sirkulasi udara jadi lebih stabil ketika kamu berolahraga.
  • Menjaga kestabilan detak jantung. Pemanasan akan meningkatkan sistem jantung dan juga pembuluh darah (kardiovaskular) dengan bertahap, sebelum melakukan rolahraga. Detak jantung yang meningkat secara tiba-tiba, bila kamu tidak pemanasan, akan sangat berisiko, misalnya seperti mengalami perubahan fungsi jantung abnormal sehingga suplai darah minim ke otot jantung.

Gerakan Pemanasan yang Tepat

Selain itu, setelah mengetahui manfaatnya, kamu juga harus mengetahui gerakan pemanasan seperti apa yang benar dan sesuai berdasarkan langkah-langkahnya:

1. Memutar kepala

Gerakan Pemanasan Sebelum Olahraga yang mudah dilakukan dengan memutar kepala

Pertama yang harus kamu lakukan adalah gerakan pemanasan kepala, dengan memutar leher searah dengan jarum jam, dengan hitungan 8 detik. Lalu putar ke arah sebaliknya dengan hitungan yang sama.

Ini dilakukan karena kepala dapat merespon gerakan ini dengan meningkatkan fungsi otak, detak jantung, serta penyerapan oksigen yang akan berguna untuk membuat tubuh lebih prima ketika olahraga.

2. Memutar pinggang

Memutar pinggang menjadi cara melakukan gerakan pemanasan sebelum olahraga

Mirip dengan langkah sebelumnya, kali ini, kamu lakukan dengan meregangkan kaki searah pundak, lalu putar pinggang searah jarum jam dengan hitungan 8 detik, dan arah sebaliknya dengan hitungan yang sama.

Gerakan ini dilakukan untuk menjaga kelenturan pinggang ketika nanti olahraga. Dengan begitu, olahraga bisa jadi lebih intensif.

3. Memutar lutut

Gerakan Pemanasan sebelum olahraga dengan memutar lutut

Rapatkan bagian lutut, kemudian goyangkan searah jarum jam dengan hitungan 8 detik, dan sebaliknya. Fungsinya adalah untuk menjaga kelenturan bagian lutut dan juga meminimalisir risiko terkilir di bagian pergelangan kaki.

4. Memutar bahu

Memutar bahu

Bagian bahu juga tidak kalah pentingnya ketika berolahraga. Maka dari itu, jangan lupakan bagian bahu ketika pemanasan.

Kamu bisa memegang bahu dengan tangan, lalu memutarnya ke arah depan dengan hitungan 8 detik, lalu putar sebaliknya.

5. Memutar kedua lengan

Memutar Kedua tangan sebagai gerakan pemanasan

Gerakan pemanasan tangan yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggerakkan lengan seperti sebuah kincir angin, dengan hitungan 8 detik, dengan waktu gerak yang harus teratur. Jangan terlalu berlebihan, karena malah akan membuat permasalahan di bagian sendi.

6. Mengayunkan tangan

Mengayunkan Tangan

Bungkukkan tubuh ke arah depan dengan membentuk sudut 90 derajat. Kemudian ayunkan tangan ke arah dalam dan luar, dengan hitungan 8 detik.

7. Mengangkat kaki

Mengangkat Lutut

Gerakan pemanasan kaki dilakukan agar mencegah cedera di bagian lutut yang seringkali terjadi. Lakukan pemanasan bagian kaki dengan mengangkat kaki kanan dengan lutut yang ditekuk ke depan, dan lakukan selama 8 detik. Lakukan hal yang sama pada kaki kiri.

Kemudian, angkat kaki kanan dengan lutut yang ditekuk ke bagian belakang, dan lakukan untuk kaki kiri juga. Lalu, angkat kaki dan tekut lutut ke samping. Lakukan seluruhnya dengan hitungan masing-masing 8 detik.

8. Memutar kaki

Memutar Kaki

Lebarkan sedikit posisi kedua kakimu, lalu berjinjit di salah satu kaki. Putar bagian kaki yang jinjit searah dengan jarum jam, selama 8 detik. Lalu ganti arah ke dalam dengan hitungan yang sama. Dan lakukan untuk kaki satunya.

Nah, itu dia penjelasan mengenai gerakan pemanasan yang ternyata sangat penting dan tidak boleh terlewat tiap kali kamu ingin berolahraga. Cara penerapannya pun ternyata terbilang mudah, kan?


Related posts

7 Aplikasi Keluarga Sehat Terbaik dan Paling Direkomendasikan

Risma Mualifa

Wajib Tahu! Ini Dia Pentingnya Susu bagi Kesehatan

Marsyaviani Darestuti

Wah, Ternyata Ini Dia 8 Jurus Sehat Rasulullah. Patut Ditiru!

Marsyaviani Darestuti