Home Hidup Sehat Waspada! 4 Gaya Hidup Modern Ini Ternyata Punya Pengaruh Negatif Bagi Kesehatan

Waspada! 4 Gaya Hidup Modern Ini Ternyata Punya Pengaruh Negatif Bagi Kesehatan

0
Waspada! 4 Gaya Hidup Modern Ini Ternyata Punya Pengaruh Negatif Bagi Kesehatan

Semakin berkembang teknologi, berkembang jugalah gaya hidup masyarakatnya. Ini juga memberikan kemudahan bagi kita untuk melakukan segala hal. Namun sayangnya, gaya hidup modern yang kekinian ini malah punya pengaruh negatif bagi kesehatan kita. Ada banyak risiko beragam penyakit yang mengintai karena gaya hidup seperti ini.

Gaya hidup modern bisa diartikan sebagai suatu fenomena perubahan sosial yang digambarkan seperti memiliki mobilitas tinggi, sikap percaya kepada ilmu pengetahuan dan juga teknologi dan lebih terbuka menerima kemajuan. Walaupun begitu, ada beberapa gaya hidup modern yang mungkin pernah kita lakukan, dan tanpa disadari ternyata berpengaruh negatif bagi kesehatan. Ini dia macam-macam gaya hidup modern yang punya dampak tidak baik bagi tubuh, yang harus kamu tahu!

Baca Juga: Menerapkan Gaya Hidup Sehat Jangan Ditunda-tunda, Seperti Ini Cara Memulainya

1. Konsumsi gula yang berlebihan

Gaya Hidup Modern keseringan mengkonsumsi gula

Banyaknya minuman kekinian yang disukai dan juga populer di kalangan masyarakat, nyatanya tidaklah selalu sehat. Mulai dari minuman bersoda, bubble tea, kopi susu dan lain sebagainya. Minuman manis kekinian ini tanpa disadari memiliki kandungan gula yang terbilang tinggi.

Seperti contohnya, brown sugar bubble tea, kira-kira mengandung gula tambahan sebesar 6,53 gram per satu sajian, milk tea mengandung sekitar 37,65 gram gula, dan kopi susu sekitar 21 gram gula. Selain itu, dalam satu jenis minuman manis pun umumnya mengandung beberapa jenis gula, seperti sukrosa, glukosa, fruktosa dan melezitosa.

Padahal, Kementerian Kesehatan membatasi konsumsi gula dalam sehari, tidak boleh melebihi 50 gram. Nah, bila konsumsi gula ini terjadi berlebihan, maka akan meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2 dan juga obesitas. Bukan hanya itu saja, risiko penyakit kardiovaskular juga meningkat, karena kadar lemak dalam darah ikut naik seiring bertambahnya asupan fruktosa.

Selain itu, dalam minuman jenis kopi, sebenarnya terdapat chlorogenic acid yang berguna meningkatkan kinerja hormon insulin untuk menyeimbangkan kadar gula darah. Namun, penambahan susu dalam minuman kopi bisa mengurangi kadar chlorogenic acid hingga 28%. Bukan hanya itu saja, tapi kopi juga memiliki kafein di dalamnya, yang jika dikonsumsi berlebihan bisa memicu rasa cemas/gugup, gangguan tidur, tukak lambung, osteoporosis dan hipertensi.

2. Bermain ponsel sebelum tidur

Salah satu gaya hidup modern bermain ponsel sebelum tidur

Aktivitas ini mungkin sering sekali kamu lakukan, terutama dengan dalih untuk memberikan rasa ngantuk lebih cepat. Biasanya, kita akan mengakses media sosial, membalas email ataupun menonton film dan video. Namun, kegiatan ini ternyata merupakan gaya hidup modern yang negatif.

Menurut penelitian yang terbit dalam Journal of Family Medicine and Primary Care, penggunaan ponsel lebih dari 60 menit menurunkan produksi melatonin atau hormon pemicu kantuk, sehingga kita akan lebih kesulitan untuk tidur dan akhirnya kualitas tidur pun jadi menurun. Bahkan, menurut penelitian lain, jumlah melatonin ini akan berkurang semakin signifikan bila kamu main ponsel dalam keadaan gelap.

Suasana gelap sebenarnya akan memicu tubuh memproduksi melatonin untuk mempersiapkan tubuh untuk tidur. Tapi, saat mata terpapar cahaya ponsel, tubuh pun mengartikannya sebagai cahaya matahari yang berarti di pagi hari, sehingga produksi melatonin pun akhirnya dihentikan. Ini menyebabkan kamu tetap merasa masih segar padahal sudah waktunya tidur.

Baca Juga: 9 Cara Diet Sehat dan Aman Tanpa Bahayakan Tubuh

Bukan hanya itu saja, kamu juga bisa mengalami gangguan tidur. Padahal masalah tidur seperti ini bisa menyebabkan metabolisme tubuh memburuk, masalah pada sel pembuluh darah dan juga pembuluh limpa. Sehingga, risiko penyakit kardiovaskular pun semakin meningkat, dan masalah lain seperti obesitas diabetes, serta hipertensi.

Namun, ketahuilah, bukan hanya kesehatan fisik yang bisa terganggu dengan berlebihan bermain ponsel. Tapi, kesehatan mental pun bisa berdampak lho. Penggunaan ponsel berlebih bisa menimbulkan risiko depresi serta masalah kognitif otak. Ini menyebabkan kamu sulit mengingat jangka panjang dan kemampuan belajar pun menurun.

3. Menggunakan laptop dengan cara yang salah

Menaruh laptop di HP tidak baik loh bagi kesehatan

Hayo, seberapa sering kamu memangku laptop ketika mengerjakan tugas ataupun bekerja? Padahal, menaruh laptop di paha, dapat menyebabkan dampak buruk pada reproduksi dan postur tubuh.

Menurut sebuah riset yang terbit dalam Journal of Biomedical & Physics Engineering, panas elektromagnetik dari laptop yang dipangku dan radiasi frekuensi Wi-Fi, lama-lama dapat meningkatkan suhu internal di alat reproduksi. Pada pria, dalam jangka panjang, bahkan ini bisa menurunkan kualitas sperma.

Selain itu, menurut studi yang terbit dalam jurnal Proceedings of the Human Factors and Ergonomics Society Annual Meeting, kebiasaan menggunakan laptop tanpa penyangga yang baik, bisa membuat postur tubuh semakin membungkuk. Karena tangan akan dipaksa untuk lebih memanjang dan tegang, dan posisi kepala menunduk dengan leher dan punggung yang melengkung.

Bukan hanya itu saja, tapi cara menggunakan laptop yang salah juga berpengaruh pada kesehatan mata. Melihat layer laptop terlalu dekat dan juga dalam jangka waktu lama bisa meningkatkan risiko mata perih, kering, memerah, sakit kepala hingga nyeri leher sampai ke bahu.

4. Kurang gerak

Istilah ‘mager’ mungkin sudah sering kita dengar di zaman sekarang ini. Kepanjangan mager sendiri adalah malas gerak. Ini diartikan sebagai ketidakmauan seseorang untuk bergerak. Padahal kurang bergerak bisa punya dampak buruk bagi kesehatan, lho.

Aktif bergerak malah membantu mengontrol gula darah, berat badan, tekanan darah, meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat, serta secara tidak langsung membuat kamu jadi terhindar dari penyakit.

Baca Juga: 7 Tips Memulai Pola Hidup Keluarga Sehat Sejak Dini

Menurut riset pada jurnal Current Oncology Reports, aktivitas fisik ternyata bisa meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, mengendalikan pertumbuhan sel supaya tidak mengganas, serta mengurangi efek radikal bebas. Untuk itu, pastikan kamu aktif bergerak, salah satunya dengan cara berolahraga, ya.

Dari keempat gaya hidup modern di atas, pasti ada kan yang sering kamu lakukan? Setelah mengetahui ini, sebaiknya pastikan kalau kamu mengurangi kebiasaan buruk tersebut dan menggantinya dengan kebiasaan baik. Ini tentu dilakukan untuk membuat kesehatan fisik dan mental kita jadi lebih terjaga.