29 November , 2022
Image default
covid

Menarik, 6 Prediksi Dunia Pasca Corona


Sudahkah kalian berpikir, apa yang akan terjadi setelah Pandemi virus Corona atau Covid-19 berakhir? Beberapa prediksi, bisa menjadi sesuatu yang benar dan sesuai dengan apa yang sudah Anda saksikan saat ini. Apakah Anda sudah mengetahui apa saja tren atau prediksi yang akan terjadi pasca Corona, Accurate.Partners telah merangkum 7 Prediksi dunia pasca Corona.


Hari Gini Belum Punya Website? Bikin Website Sekarang, Dapatkan Harga Spesial Khusus Hari Ini

Peristiwa wabah besar ini akan selalu dikenang dan akan tercatat dalam sejarah dunia. Seperti krisis keuangan dan runtuhnya tembok Berlin, Jerman. Akan muncul perubahan-perubahan sosial dan ekonomi yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Memang saat ini, saya dan Anda tidak akan mengetahui, kapan pandemi Corona berakhir. Meskipun, kabarnya Negara asal Virus Corona, China telah berangsur pulih. Namun dibeberapa Negara seperti Italia, Spanyol, Amerika Serikat, dan Indonesia pertambahan pasien positif masih terus meningkat. Bahkan Indonesia saat ini sudah mencapai 100 ribu kasus positif Corona.

Namun, usai kita membuka masker, tentu kita juga akan membuka mata. Melihat kondisi sosial ekonomi yang akan berubah secara signifikan. Mungkin beberapa prediksi ini akan terjadi di seluruh dunia. Prediksi yang harus kami beberkan kepada Anda:

Work From Home Akan Menjadi Hal Biasa

Saat ini, Anda mungkin merasakan apa yang terjadi. Bekerja dari rumah, akibat virus Corona merebak. Bagaimanapun, kondisi ini memang anjuran dan permintaan Pemerintah untuk mengurangi penyebaran COVID-19. Tentu kondisi ini akan membuat para pekerja lebih senang. Dan perusahaan mampu mengurangi dana operasional.


Meskipun bekerja dari rumah, sebelumnya sudah pernah diterapkan oleh beberapa perusahaan teknologi di dunia, maupun di Indonesia. Munculnya perusahaan-perusahaan teknologi, memunculkan beberapa pekerjaan baru yang mampu dilakukan dengan jarak jauh tanpa adanya hambatan yang signifikan.

Tren ini tentu akan membuat gaya kerja dan kebiasaan sosial dalam bekerja akan berubah secara signifikan. Perusahaan akan mempertimbangkan hal ini untuk memudahkan para pegawainya. Terutama bagi para pekerja kreatif, yang bisa bekerja tanpa ke kantor. Demi mendapatkan inspirasi, para pekerja kreatif lebih suka dengan tempat-tempat yang membuat mereka merasa nyaman dan bisa mendatangkan inspirasi.

Meskipun tidak semua pekerja mampu melakukan pekerjaan ini, perusahaan akan mempertimbangkan hal ini secara matang. Sebab perusahaan akan memandang, pegawai yang bisa bekerja mobile akan mengurangi beban operasional perusahaan. Tren ini akan di prediksi tetap berjalan meskipun Corona berakhir.

Pekerjaan Akan Dijalankan Otomatis, Jarak Jauh

Untuk bertahan pasca Corona, perusahaan akan memangkas berbagai kebutuhan perusahaan, termasuk pekerja. Mereka yang dipandang tidak produktif atau pekerjaan yang bisa digantikan oleh mesin maupun robot, mereka akan tergantikan.


Hari Gini Belum Punya Website? Bikin Website Sekarang, Dapatkan Harga Spesial Khusus Hari Ini

Prediksi dunia pasca Corona akan membuat berbagai perusahaan melakukan aktivitas yang bisa dilakukan jarak jauh, tanpa perlu para pegawai melakukan absen. Meskipun saat ini, sudah dilakukan oleh beberapa perusahaan teknologi dunia yang sudah dapat mempekerjakan karyawan dengan jarak jauh.

Mungkin saat ini, para pekerja bisa bekerja hanya dengan jangkauan Kantor dan rumah yang dibatasi dengan wilayah antar kota saja. Bukan tidak mungkin, pasca corona, perusahaan bisa mempekerjakan orang secara jarak jauh, antar Negara.

Perusahaan Digital dan E-Commerce Akan Tumbuh Signifikan

Orang-orang yang melakukan sosial distancing atau isolasi mandiri, membuat perusahaan yang tidak memerlukan kontak fisik dengan konsumen tumbuh dan Berjaya. Selain e-commerce, perusahaan-perusahaan teknologi layanan digital akan memenangkan persaingan.

Perusahaan penyedia cloud computing, seperti software akuntansi Accurate Online, teknologi bekerja jarak jauh, seperti Zoom, Google Meet, dan lainnya akan menjadi pemenang. Di prediksi, perusahaan yang bergerak di bidang ini tidak akan redup, meski ekonomi dunia pulih dari Corona.


Dalam jangka pendek, selama masa Corona platform e-commerce dan layanan digital akan menjadi penggerak ekonomi dengan peningkatan signifikan, dan perusahaan logistik akan menjadi juara. Kebiasaan ini akan tetap bertahan, karena perubahan sosial dari masyarakat.

Teknologi Tele-Medicine Akan Berkembang Pesat

Keberadaan virus Corona yang tidak terlihat dan penyebaran yang cukup pesat, membuat sebagian orang takut untuk keluar rumah. Bagi mereka yang suka berkunjung ke rumah sakit untuk melakukan check kesehatan, pada akhirnya hanya melakukan konsultasi secara online dengan dokter langganan mereka.

Meskipun bagi sebagian orang ini merupakan sesuatu yang sementara, namun bagi masyarakat yang merasa lebih nyaman dan efektif untuk konsultasi kesehatan secara online, akan menggunakan layanan ini terus menerus, kendati pandemi Corona berakhir.

Start Up Kesehatan akan berkembang pesat usai Corona mereda. Mereka akan mendapatkan lebih banyak konsultasi dari masyarakat, daripada biasanya. Perusahaan yang bergerak dalam penyediaan alat kesehatan akan terus tumbuh, seiring dengan sistem pengawasan pandemi di kota-kota besar terutama pusat-pusat keramaian akan dipasangkan untuk memantau suhu tubuh orang-orang berlalu lalang.


Hari Gini Belum Punya Website? Bikin Website Sekarang, Dapatkan Harga Spesial Khusus Hari Ini

Biaya Pendidikan Akan Semakin Murah

Prediksi dunia pasca Corona tidak luput dari dunia pendidikan. Dunia pendidikan di prediksi akan menjadi lebih murah dibandingkan sebelumnya. Pandemi Corona membuat pendidikan dilakukan secara online dan bisa dilakukan tanpa tatap muka, membuat biaya pendidikan akan lebih murah daripada sebelumnya.

Saat ini, hampir seluruh sekolah di dunia dan Indonesia melakukan pembelajaran secara online. Percobaan kali ini akan berlangsung dalam waktu lama dan akan merubah gaya belajar siswa dan mahasiswa. Di prediksi pembelajaran efektif dengan biaya yang sangat kecil akan bisa berjalan dengan baik.

Pemerintah Negara akan memangkas biaya pendidikan kepada universitas maupun sekolah, ini akan menjadi tekanan bagi universitas dan sekolah. Akhirnya mereka akan mengadopsi sistem pembelajaran hybrid untuk membatasi pembelajaran secara tatap muka.

Negara Akan Memperkuat Pasar Domestik

Negara-negara akan memikirkan produksi dalam negeri mereka sendiri. Dibandingkan mereka harus melakukan eksport. Terlebih dengan isolasi saat ini, banyak Negara yang mempertahankan barang di dalam negeri dan tidak dikeluarkan demi menjaga stabilitas ekonomi, membuat Negara-negara lain yang memerlukan pasar luar negeri tidak bergerak ekonominya.


Pemerintah setiap Negara akan lebih fokus menguatkan pasar domestik mereka untuk mengurangi kritis dalam negeri. Industri strategis akan ditingkatkan untuk membantu stabilitas ekonomi dalam negeri, demi menjaga pasakoan dalam negeri untuk menghindari kritis.

Sebelum pandemi menyerang, berbagai perusahaan di China telah menaikan upah buruh, perang dagang internasional, hingga kebangkitan perusahaan manufaktur, membawanya lebih dekat kepada pusat penelitian dan pengembangan. Kurangnya dukungan untuk mendapatkan keuntungan bersama  dari integrasi ekonomi dunia dan rantai pasokan global.

Krisis Corona mempercepat korporasi mempertahankan pasar domestik daripada memikirkan rantai ekonomi global. Perdagangan internasional di prediksi akan terus merosot. Negara akan fokus menguatkan perdagangan domestik mereka untuk membantu ketahanan.

Keenam poin ini belum tentu semua akan terjadi, karena ini hanya sebuah prediksi pasca corona yang dikutip dari berbagai sumber. Tetapi tren ekonomi sosial telah menunjukan, bahwa kebiasaan sosial saat ini akan terus terbawa hingga akhir pandemi Corona. Masyarakat yang telah merasa nyaman dan merasa lebih efektif untuk menikmati kebiasaan sosial ini, mungkin akan sulit berubah kepada kebiasaan-kebiasaan awal.


Related posts

Ternyata, Virus Corona Membawa Dampak Positif

rumi

Begini Cara Mencegah Virus Corona dan Mengenali Gejalanya

rumi

Ngeri! Ini 3 Dampak Jika Lockdown Terjadi Di Indonesia

rumi