29 November , 2022
Image default
Kesehatan

Bagaimana Cara Menggunakan Test Pack yang Benar


Anda yang sedang dalam proses merencanakan kehamilan, mungkin memiliki banyak pertanyaan terkait test pack, seperti apa itu test pack, cara kerjanya, cara menggunakan test pack ataupun kapan seharusnya test pack dipakai. Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa Anda temukan jawaban lengkapnya dalam artikel di bawah ini.

Test pack adalah jenis alat tes kehamilan yang bisa dengan mudah Anda beli secara bebas. Test pack ini nantinya akan mendeteksi keberadaan hormon human chorionic gonadotropin atau hCG pada urine Anda. Hormon hCG ini adalah penanda bila sel telur yang dibuahi sudah menempel di dinding rahim, atau kehamilan sedang terjadi. Nantinya, kadar hormon hCG ini akan terus meningkat seiring usia kehamilan yang kian bertambah.

Bisa dibilang, hasil test pack punya keakuratan hingga 99%. Namun, bisa saja hasil yang tidak akurat dapat terjadi, terutama bila cara menggunakan test pack dilakukan dengan tidak tepat. Karena itulah, Anda harus tau cara menggunakannya dan kapan waktu yang tepat untuk mulai menggunakannya.

Menggunakan Test Pack

Kapan Sebaiknya Mengecek Kehamilan Melalui Test Pack?

Kehamilan dapat terjadi ketika sel sperma membuahi sel telur. Namun ini bukan berarti Anda bisa langsung mengecek hamil atau tidaknya sesaat setelah Anda berhubungan suami istri. Beberapa wanita pun bahkan seringkali ‘merasa’ hamil bahkan sebelum mereka melewatkan waktu menstruasi.

Walaupun mungkin keinginan untuk mengetahui lebih dini apakah Anda hamil atau tidak sangat menggebu-gebu, namun disarankan untuk tidak melakukan pengecekan kehamilan dengan test pack setelah berhubungan, atau bisa dibilang belum sampa 24 jam setelah berhubungan. Karena, perlu waktu sekitar 3 minggu setelah sperma masuk ke vagina, untuk mendapatkan tes kehamilan yang akurat.

Tanda Kehamilan

Sebab, kehamilan tidak langsung mulai terjadi sesaat setelah sperma masuk ke vagina. Akan perlu waktu sekitar 1 minggu bagi sperma untuk bisa membuahi sel telur, dan 1 minggu atau lebih untuk sel telur yang sudah dibuahi akan menanamkan diri ke dalam rahim. Tubuh juga butuh waktu yang lebih panjang untuk mulai melepas hormon yang dicari oleh alat tes kehamilan.

Jadi kapan waktu yang tepat untuk mengikuti tes kehamilan menggunakan test pack? Dikatakan waktu terbaiknya adalah setelah periode menstruasi Anda terlewat. Anda dapat melihat terlebih dulu apakah Anda mengalami menstruasi seperti biasanya, atau tidak. Bila tidak, maka Anda bisa segera melakukan tes.

Menurut Cleveland Clinic, tes yang dilakukan menggunakan test pack, sebagian besarnya punya keakuratan hingga 99% bila dilakukan setelah menstruasi Anda terlewat. Walaupun begitu, sebenarnya tidak ada yang melarang bila Anda tetap ingin melakukan pengecekan dengan test pack sesaat setelah berhubungan. Tapi, bisa saja hasil yang didapat tidaklah akurat. Anda juga bisa melakukan tes seminggu setelah tes pertama, bila Anda mendapat hasil negative namun merasakan adanya gejala kehamilan.

Apa Saja Gejala Kehamilan yang Mungkin Terjadi?

Ada beberapa gejala yang seringkali terjadi ketika wanita hamil. Umumnya, bila Anda merasakan beberapa gejala ini, maka Anda bisa melakukan tes kehamilan untuk mengetahuinya.

Waktu menstruasi yang terlewat

Tanda atau gejala yang pertama, yang paling mungkin diprediksi adalah ketika menstruasi Anda terlewat. Bila siklus mentsruasi tidak dipantau setiap bulannya, mungkin akan sulit menentukan apakah Anda sudah melewatkan waktu menstruasi atau tidak. Itulah mengapa sebaiknya Anda memantau siklus menstruasi setiap bulannya sebelum merencanakan kehamilan.

Umumnya siklus menstruasi yang dialami wanita berkisar 28 hari. Maka Anda dapat mempertimbangkan untuk menjalani tes kehamilan bila telah lebih dari sebulan sejak menstruasi terakhir. Karena menstruasi bisa saja tertunda atau terlewati juga karena penyebab lain, seperti stres, kondisi medis tertentu, sedang menjalani pola diet dan lainnya.

Anda pun dapat memerhatikan perdarahan ringan atau bercak yang mungkin terjadi di minggu-minggu pertama implantasi sel telur ke lapisan rahim. Sebaiknya Anda mencatat apakah ada perbedaan warna, tekstur dan juga jumlah darah yang terjadi.

Payudara terasa sakit

Ketika kehamilan, akan ada lebih banyak hormon estrogen dan progesteron. Kedua hormon tersebut akan membuat banyak perubahan pada tubuh Anda, guna mendukung pertumbuhan calon bayi. Ketika ini terjadi, payudara mungkin saja terasa lebih lembut dan membesar karena meningkatnya aliran darah.

Area putting mungkin akan lebih terasa sakit serta pembulu darahnya akan lebih terlihat gelap di bawah kulit. Walaupun begitu, tanda ini juga sering kali dialami wanita menjelang hari menstruasi mereka.

Kram

Gejala Kehamilan yang Sering Terjadi

Ketika implantasi sel telur terjadi, maka Anda pun dapat merasakan kondisi yang mirip seperti kram menstruasi. Di awal kehamilan, Anda bisa saja merasa adanya ketidaknyamanan tersebut dan mengira kalau hal ini adalah tanda-tanda menstruasi akan terjadi, padahal tidak.

Gejala lain yang mungkin terjadi

Ada pula beberapa wanita yang merasakan gejala lainnya, seperti mual, morning sick, nafsu makan menurun, sering merasa mudah kelelahan, dan juga lebih sering buang air kecil. Tidak sedikit juga wanita yang merasakan indra penciuman mereka semakin sensitif, nyeri payudara, keputihan dan kelelahan, yang umumnya muncul 3-4 minggu setelah terjadinya pembuahan.

Cara Menggunakan Test Pack yang Tepat

Test pack yang dijual di pasaran memiliki banyak macam jenisnya, mulai dari test pack strip, digital, dan pregnancy cassette test. Cara menggunakan test pack tersebut pun tentunya berbeda-beda. Sebelum mengetahui cara menggunakan yang tepat agar akurat, ada baiknya Anda memahami jenis-jenis test pack yang ada tersebut terlebih dulu.

  • Test pack strip. Alat tes kehamilan satu ini punya bentuk berupa strip Test pack ini adalah jenis yang paling banyak dan sering digunakan orang.
  • Test pack digital. Bentuknya berupa stik dengan bagian ujung yang bisa dipasang test pack strip untuk menyerap urine. Jenis ini banyak dipilih karena pemakaiannya dapat berulang, cukup dengan mengganti bagian strip saja.
  • Pregnancy cassette test. Bentuknya berupa stik dengan memiliki penampunya urine di bagian stiknya. Nantinya urine dapat diteteskan di bagian penampungan tersebut menggunakan pipet yang sudah disediakan.

Nah, setelah mengetahui jenisnya, berikut ini adalah beberapa cara menggunakan test pack yang tepat dan benar agar Anda mendapatkan hasil yang akurat:

1. Pastikan test pack dalam keadaan baik

Test pack bisa Anda beli dengan mudah di supermarket ataupun apotek. Namun pastikan bahwa test pack belum kadaluwarsa, karena ini akan berhubungan dengan tingkat keakuratannya nanti. Pilih juga alat tes kehamilan ini yang punya kondisi baik dan tingkat sensitivitas yang tinggi. Karena semakin tinggi sensitivitasnya, maka semakin memungkinkan test pack untuk mendeteksi hormon hCG yang rendah di awal kehamilan.

2. Gunakan test pack di waktu yang tepat

Hal ini sudah dibahas sebelumnya, di mana Anda sebaiknya tidak terburu-buru melakukan tes. Sebaiknya lakukan tes kehamilan ini bila waktu menstruasi Anda sudah terlewat atau terlambat 1 hari atau lebih, ataupun lakukan tes 1-2 minggu setelah Anda berhubungan intim. Untuk hasil yang lebih akurat, tes bisa dilakukan setelah Anda terlambat menstruasi 1-2 minggu. Karena bila Anda benar hamil, maka waktu tersebut diperkirakan usia kehamilan sudah memasuki 6 minggu.

Selain itu, perhatikan bahwa sebaiknya penggunaan test pack dilakukan di pagi hari, sebelum Anda konsumsi makanan dan minuman. Karena di pagi hari inilah hormon hCG dapat terdeteksi dengan mudah, karena urine masih pekat. Bila Anda melakukannya di siang atau malam hari, urine cenderung akan lebih encer, sehingga hCG sulit terdeteksi.

3. Perhatikan cara menggunakan test pack sesuai jenisnya

Sebelum melakukan tes, Anda sebaiknya menampung urine dalam sebuah wadah bersih, agar lebih memudahkan. Kemudian, bila Anda menggunakan test pack jenis strip, Anda dapat mencelupkan test pack dalam wadah, dan ikuti petunjuk perihal batas garis maksimal yang harus diperhatikan. Biarkan test pack selama 5-10 detik, dan angkat test pack. Lalu tungggu 10 menit hingga muncul warna garis, bisa garis 1 yang berarti negatif, dan garis 2 yang berarti positif.

Penggunaan test pack digital pun sama dengan strip, hanya saja bagian strip di test pack digital dapat diganti-ganti. Dan untuk penggunaan pregnancy cassette test, Anda dapat menggunakannya dengan cara meneteskan urine dari wadah ke dalam penampungan urine pada stik. Hasilnya pun sama, bila muncul gari 1 berarti negatif atau tidak hamil, dan garis 2 berarti positif atau hamil.

Itu dia beberapa hal tentang test pack, berikut cara menggunakan test pack yang tepat agar hasil yang didapat bisa lebih akurat.


Related posts

Ketahui Efektivitas Kb Spiral dan Efek Sampingnya

admin

Mana Yang Lebih Akurat Swab Antigen atau Tes PCR ?

admin

7 Penyebab Mimisan Pada Remaja dan Dewasa

Marsyaviani Darestuti